Senin, 28 November 2011

Belum Sertifikasi, GuruTidak Bisa Ngajar



KBB, SP Aktual,- Pelaksanaan pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) Kuota 2011 angkatan ke XIII Rayon 110 Sertifikasi Jawa Barat Universitas Pendidikan Indonesia yang digelar di gedung LPMP Jawa Barat Cimareme Kab. Bandung Barat 8 Nopember dengan undangan 180 peserta yang dihadiri 171 peserta guru kelas di berbagai daerah seperti Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Sumedang. Dari 171 peseserta MAPEL Guru Kelas A.32, B.34, C.36, D.34, E.35 hanya 9 orang peserta dinyatakan tidka hadir.
Program sertifikasi tersebut bertujuan sebagai salah satu motipasi peningkatan mutu pendidikan untuk menjadi seorang guru yang propesional dalam menjalankan profesinya sebagai guru kelas yang mana bisa menemptakan PAKEM (Pendidikan Aktif Tanggung Jawab)  terhadap prpesinya dan pada anak-anak didiknya dengan demikian kualitas mutu pendidikan bisa lebih maju dan pesat di Indonesia.
Acara digelar pada pukul 13.00 wib ini dihadiri oleh Ketua LPMP (Lembaga Pendidikan Mutu Pendidikan) Jawa Barat Drs Hj. Totoh Santosa, MM, Ketua Rayon 110 Rektor UPI Prof Dr. H Soenaryo, M.Pd, sekretaris Prop. Drs. H. Uman Suherman, M.Pd, Ketua Pelaksana Prof. Dr. Hj. Tjutju Yuniarsih, SE, M.Pd Koordinator lapangan LPMP Drs Dede Abdurahman M.Pd.
 Pembacaan acara sertifikasi tersebut langsung diresmikan oleh Ketua LPMP Jawa Barat Drs. Hj. Totoh Santosa, M.M mengajak semua peserta yang hadir untuk menjadi seorang guru yang profesional dan disiplin serta penuh rasa tanggung jawab di dalam menjalankan profesinya karena sertifikasi ini bukan secara gratis tapi harus ada perjuangan dan pengorbanan untuk meraih seorang guru yang propesional.
Seharusnya sudah tersertifikasi pasalnya pada tahun 2014 guru yang belum sertifikasi tidak bisa mengajar kelas lagi dengan hanya menguasai kurikulum  pelajaran saja tapi selain mentaati dan mengikuti aturan yang berlaku dari pemerintah gurupiun harus lebih efektip dan kreatip apalagi pada tahun 2013 pemerintah akan adakan pendidikan kinerja guru dan lomba karya tulis ilmiah sebagai tutntutan dan tantangan pada guru yang propsional dan memadai baik dalam kualitas mengajar maupun kualitas pengetahuannya.
Dengan demikian kualitas dunia pendidikan di Indonesia bisa lebih efektip dan maju berkat dukungan guru yang berkualitas dan propesional dan disiplin mendongkrak pendidikan bangsa yang bisa bersaing dengan negara-negara lain dan menyukseskan wajib belajar 9 tahun di Indonesia. (acep)





0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons